Kala itu saya berkunjung ke sebuah peternakan kambing lebih tepatnya kambing peranakan ettawa di Cangkringan Jogjakarta. Banyak sekali juragan – juragan pemilik kambing yang sukses dan berhati ramah. Ingin rasanya mempunyai peternakan kambing dan menjadi salah satu dari peternak sukses tersebut.

Sesuai namanya Peranakan Ettawa adalah salah satu jenis kambing persilangan antara kambing Ettawa dari India dan kambing kacang dari Indonesia. Meskipun agak sedikit berbeda dengan kambing ettawa yang asli dari segi fisik namun produksi susu kambing peranakan ettawa hampir sebanding dengan induknya. Para peternak memilih untuk membudidayakan kambing ini karena alasan multi fungsi. Selain bisa diambil dagingnya juga dapat dimanfaatkan susu nya selain itu juga bisa diikutkan kontes ettawa yang diadakan beberapa minggu yang lalu di lapangan GSP UGM.
Agak sedikit aneh ketika saya mengunjungi peternakan tersebut saat saya melihat satu induk betina menyusui kurang lebih 4 ekor anakan. Saya berpikir, kok bisa ya air susu induk itu mengalir terus tanpa henti di “sedot” oleh 4 anaknya. Yang jadi pertanyaan juga apakah keempat anakan itu hasil murni reproduksi induk betina tersebut. Setelah bertanya – tanya kesana kemari akhirnya terjawab juga, ternyata 4 anakan itu tidak semua anak murni dari induk tersebut yang artinya 3 murni hasil kelahiran induk tersebut namun yang satu adalah hasil adopsi. Sebenarnya induk betina tersebut tidak akan mau jika air susu nya di minum selain anaknya. Induk kambing dapat mengenali anaknya dengan mencium bau nya,namun berbeda dengan yang ini karena anak kambing tersebut sudah diadopsi, waktu yang tepat untuk mengadopsi anak kambing adalah saat induk kambing melahirkan. Dengan cara mengusapkan anak kambing yang baru dilahirkan kepada anak kambing yang mau diadopsi atau oleskan anak kambing yang akan dititipkan dengan cairan yang keluar dari alat kelamin sesaat sesudah melahirkan sehingga anak kambing yang akan diadopsi memiliki bau yang sama dengan anak kambing tersebut yang akan mengelabui induk asuh dan akan menerimanya. Alasan kenapa anak kambing tersebut diadopsi setelah diselidiki ternyata induk kambing tersebut mati sehingga anak kambing yang masih dibawah 1 bulan tersebut butuh nutrisi untuk perkembangan tubuhnya demi menjaga kelangsungan hidupnya.
Ternyata mudah sekali ya kalo mau mengadopsi anak kambing. Kalo anak manusia?? hehe
0 komentar:
Posting Komentar